5 Ciri Khas dan Faktor Identik Jogja

Kota Jogja di Indonesia menjadi salah satu destinasi favorit kunjungan wisata. Dan sebelum anda berlibur dan berkeliling menikmati tempat wisata yang populer di kota Jogja ini, ada baiknya mengenal terlebih dahulu beberapa hal yang menjadi faktor identik pusatnya budaya Jawa ini.

Ciri Khas dan Faktor Identik Jogja

5 Ciri Khas dan Faktor Identik Jogja

Adapun beberapa hal yang menjadi karakteristik kota Yogyakarta, yaitu:

  • Pusat kerajaan Jawa yang masih eksis hingga sekarang. Yogya memiliki obyek wisata Keraton yang bukan merupakan peninggalan, tetapi memang masih memerintah wilayah tersebut hingga sekarang. Makanya wilayah ini disebut “Daerah Istimewa”.
  • Mayoritas suku yang ada di sini adalah suku Jawa.
  • Merupakan kota pelajar. Jogja sering disebut juga sebagai kota seribu kampus, karena banyaknya universitas dan sekolah tinggi lainnya.
  • Memiliki banyak sebutan. Ada yang menyebutnya: Jogja, Yogya, Yogyakarta, Jogjakarta. Sangat jarang di Indonesia ada sebuah kota yang sebutannya banyak dan semuanya sering digunakan.
  • Memiliki nama jalan yang terkenal yaitu Jalan Malioboro. Baik turis asing maupun domestik yang pernah berkunjung ke kota ini, pasti ada saatnya melintasi jalan ini.

Kelima hal yang kami sebutkan di atas sangat identik dan menjadi ciri atau identitas yang melekat dengan wilayah Jogja. Anda sudah siap berlibur ke kota ini?

Sejarah Singkat Kota Yogyakarta

Kota Yogyakarta berdiri setelah adanya Perjanjian Gianti pada Tanggal 13 Februari 1755 yang ditandatangani oleh Gubernur Nicholas Hartingh atas nama Gubernur Jendral Jacob Mossel. Isi Perjanjian Gianti yang utama adalah Negara Mataram dibagi dua yaitu separuh masih menjadi Hak Kerajaan Surakarta, dan separuh lagi menjadi Hak Pangeran Mangkubumi.

Dalam perjanjian itu pula Pengeran Mangkubumi diakui menjadi Raja atas setengah daerah Pedalaman Kerajaan Jawa dengan Gelar Sultan Hamengku Buwono Senopati Ing Alega Abdul Rachman Sayidin Panatagama Khalifatullah.

Kemudian, Pengeran Mangkubumi yang bergelar Sultan Hamengku Buwono I segera menetapkan bahwa Daerah Mataram yang ada di dalam kekuasaannya itu diberi nama Ngayogyakarta Hadiningrat dan beribukota di Ngayogyakarta (Yogyakarta). Ketetapan ini diumumkan pada tanggal 13 Maret 1755.

Wilayah Kota Yogyakarta terbentang antara 110o 2419II sampai 110o 28I 53II Bujur Timur dan 7o 15I 24II sampai 7o 4926II Lintang Selatan dengan ketinggian rata-rata 114 m diatas permukaan laut, dengan batas-batas wilayah

  • Sebelah utara : Kabupaten Sleman
  • Sebelah timur : Kabupaten Bantul & Sleman
  • Sebelah selatan : Kabupaten Bantul
  • Sebelah barat : Kabupaten Bantul & Sleman

 

5 Ciri Khas dan Faktor Identik Jogja

Recommended For You

About the Author: Wisatasiana

Sekedar berbagi kisah perjalanan wisata dan informasi tentang pariwisata secara umum

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: