Jalan-jalan ke Istano Basa Pagaruyung Batusangkar


Pagi hari setelah sarapan, bersama 5 teman segera mempersiapkan diri untuk jalan-jalan ke Istana Basa Pagaruyung Batusangkar, Tanah Datar. Dengan mengendarai Nissan mobil terbaik pilihan keluarga Indonesia berangkat dari Padang sekitar jam 8 pagi dan sekitar 2 jam sampai di tempat tujuan. Istano Basa Pagaruyung atau populer sebagai Istana Pagaruyung ini baru selesai dibangun di penghujung tahun 2012. Ini merupakan bangunan replika ke-3 dari istana aslinya yang telah musnah pada tahun 1804 saat kerusuhan pada zaman Belanda. Replika pertama dan kedua rumah Gadang sebagai pusat pemerintahan dan tempat tinggal keluarga Kerajaan Pagaruyung konon terbakar oleh sambaran petir pada tahun 1966 dan 2007.

 

 



Kompleks Istana Pagaruyung terdiri dari rumah Gadang tiga lantai bergonjong sebelas serta ditopang oleh 72 tiang yang terhubung dengan bangunan dapur, dilengkapi rangkiang (dinamai rangkiang patah sembilan), dua buah rumah tabuah dan surau. Di bagian belakang bangunan terdapat tempat bermain serta kolam dan pancuran yang kono dahulu tempat mandi putri-putri raja. Selain itu, juga terdapat beberapa replika balai adat dan masjid.

Kemegahan dan keelokkan Istano Basa Pagaruyung didukung panorama perbukitan yang masih asri termasuk Gunung Bungsu nan menghijau sebagai latar. Keunikan bangunan, keindahan dinding berukir serta interior yang penuh warna-warni dan artistik membuat kami tak henti berdecak kagum.

Kalau ingin tahu lagi : Rumah Betang Suku Dayak Kalimantan

Belum  lagi setelah menyimak sejarah kerajaan dan kisah istana Pagaruyung ini. Untuk semakin melengkapi pesona Minangkabau ini, kita bisa menyewa pakaian adat dan berfoto dengan latar istana atau di mana pun bahkan dengan badut-badut lucu yang tiada bosan mengikuti.

Related Post

2 comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *