Bangkok sering dijuluki sebagai “Venesia dari Timur” bukan tanpa alasan. Jaringan kanal atau khlong yang membelah kota ini telah menjadi urat nadi kehidupan masyarakat Thailand selama berabad abad. Salah satu warisan budaya yang paling menarik dari tradisi sungai ini adalah pasar apung.
Mengunjungi floating market bangkok adalah pengalaman sensorik yang tak tertandingi. Bayangkan perahu kayu sampan yang penuh sesak dengan buah buahan tropis berwarna warni, aroma rempah masakan yang dimasak langsung di atas perahu, serta riuh rendah tawar menawar antara penjual dan pembeli. Bagi wisatawan, ini bukan sekadar tempat belanja, melainkan panggung budaya yang hidup.
Floating Market Bangkok Paling Ramai
Berikut adalah rekomendasi pasar apung paling ramai dan ikonik di sekitar Bangkok yang wajib masuk dalam daftar kunjungan Anda.
1. Damnoen Saduak Floating Market

Jika Anda melihat kartu pos atau brosur wisata Thailand yang menampilkan pasar apung, kemungkinan besar itu adalah Damnoen Saduak. Terletak sekitar 100 kilometer dari pusat kota Bangkok, ini adalah pasar apung paling terkenal dan legendaris. Bacaan menarik: Prinsip Prinsip Efisiensi Dalam Startup
Damnoen Saduak menawarkan atmosfer yang sangat hidup dan fotogenik. Perahu perahu pedagang berdesakan di kanal sempit, menjual segala hal mulai dari suvenir, topi anyaman, hingga mangga segar. Karena kepopulerannya, pasar ini cenderung sangat padat oleh wisatawan. Waktu terbaik untuk berkunjung adalah pagi hari, sekitar pukul 07.00 hingga 09.00, sebelum matahari terlalu terik dan rombongan tur besar tiba.
2. Amphawa Floating Market

Bagi mereka yang mencari suasana yang lebih autentik dan disukai warga lokal, Amphawa adalah pilihan tepat. Pasar ini beroperasi pada hari Jumat hingga Minggu, mulai sore hingga malam hari. Terletak tidak terlalu jauh dari Damnoen Saduak, Amphawa menawarkan pesona yang berbeda.
Daya tarik utama di sini adalah deretan perahu yang menyajikan hidangan laut bakar atau seafood segar dengan harga yang wajar. Pengunjung biasanya duduk di tangga tepi kanal, menikmati udang bakar atau kerang sambil melihat lalu lalang perahu. Saat malam tiba, Anda juga bisa menyewa perahu untuk menyusuri sungai Mae Klong dan melihat kunang kunang yang berkerlap kerlip di pepohonan bakau.
3. Khlong Lat Mayom Floating Market

Jika Anda tidak ingin menempuh perjalanan jauh ke luar kota, Khlong Lat Mayom adalah alternatif terbaik karena lokasinya cukup dekat dengan pusat Bangkok. Pasar ini lebih berfokus pada wisata kuliner dan relaksasi dibandingkan belanja suvenir. Perlu diketahui: Serba Food Restoran Di Tangerang Non Msg
Suasana di sini jauh lebih tenang dan asri, dikelilingi oleh rimbunnya pepohonan. Ini adalah surga bagi pecinta makanan. Anda bisa menemukan berbagai jajanan tradisional Thailand yang sulit ditemukan di tempat lain. Setelah kenyang bersantap, Anda bisa mengikuti tur perahu singkat untuk melihat kehidupan desa di pinggiran kanal yang damai.
Floating Market Bangkok Hari Apa Saja?
Jadwal operasional pasar apung sangat bergantung pada lokasi pasar mana yang ingin Anda tuju. Penting untuk mengetahui hal ini agar Anda tidak datang pada hari yang salah.
Damnoen Saduak Pasar ini buka setiap hari, dari Senin hingga Minggu. Jam operasional terbaik adalah pagi hari mulai pukul 07.00 hingga 11.00. Setelah jam 12.00 siang, biasanya pasar sudah mulai sepi dan pedagang mulai tutup.
Amphawa, Khlong Lat Mayom, dan Taling Chan Pasar pasar ini dikategorikan sebagai pasar akhir pekan atau weekend market. Mereka hanya beroperasi pada hari Jumat, Sabtu, dan Minggu. Jika Anda datang pada hari biasa, suasananya akan sangat sepi dan hampir tidak ada pedagang yang berjualan.
| Nama Pasar Apung | Hari Operasional | Jam Terbaik |
| Damnoen Saduak | Setiap Hari (Senin – Minggu) | 07.00 – 11.00 (Pagi) |
| Amphawa | Jumat, Sabtu, Minggu | 16.00 – 20.00 (Sore-Malam) |
| Khlong Lat Mayom | Sabtu, Minggu, & Hari Libur | 09.00 – 14.00 (Pagi-Siang) |
| Taling Chan | Sabtu, Minggu | 09.00 – 16.00 (Pagi-Sore) |
Berapa Biaya Untuk Masuk Floating Market Bangkok?
Masuk ke area pasar apung itu sendiri umumnya gratis. Anda bisa berjalan kaki menyusuri tepi kanal, melihat lihat barang dagangan, dan berfoto tanpa dipungut biaya sepeser pun.
Biaya baru akan dikenakan jika Anda ingin menyewa perahu untuk berkeliling kanal. Harga sewa perahu sangat bervariasi:
- Perahu Dayung (Row boat): Biasanya berkisar antara 150 hingga 300 Baht per orang untuk perjalanan singkat.
- Perahu Motor (Longtail boat): Harganya lebih mahal, bisa mencapai 500 hingga 2.000 Baht per perahu (bukan per orang) untuk sewa privat selama 1 hingga 2 jam.
Sangat disarankan untuk menanyakan harga dan menyepakatinya di awal sebelum naik ke perahu untuk menghindari kesalahpahaman harga.
Biaya Taxi dari Bangkok Berapa?
Biaya taksi sangat bergantung pada jarak tempuh dan kemampuan tawar menawar Anda, mengingat lokasi pasar apung utama cukup jauh dari pusat kota.
- Ke Damnoen Saduak atau Amphawa (± 100 km dari pusat kota)
Taksi meter jarang mau mengantar ke lokasi sejauh ini dengan tarif argometer standar. Kebanyakan pengemudi akan menawarkan sistem borongan atau charter.
- Kisaran harga untuk sewa taksi pulang pergi (termasuk waktu tunggu sopir selama Anda di pasar) adalah sekitar 1.500 hingga 2.500 Baht.
- Jika menggunakan aplikasi transportasi online (sekali jalan), biayanya berkisar antara 600 hingga 900 Baht, namun mencari tumpangan pulang dari pasar ke kota sering kali sulit jika tidak menyewa mobil seharian.
- Ke Khlong Lat Mayom atau Taling Chan (Dalam kota)
Karena lokasinya masih di sekitar Bangkok, Anda bisa menggunakan taksi meter biasa atau aplikasi online dengan biaya sekitar 200 hingga 300 Baht sekali jalan dari pusat kota.
Kuliner yang Wajib Dicoba
Jangan tinggalkan pasar apung sebelum mencicipi hidangan khas berikut:
- Boat Noodle (Kuai Tiao Ruea): Mie kuah keruh dengan cita rasa rempah yang kuat, disajikan dalam mangkuk kecil.
- Mango Sticky Rice: Ketan santan gurih dipadukan dengan potongan mangga manis yang segar.
- Es Krim Kelapa: Disajikan langsung di dalam batok kelapa muda dengan taburan kacang atau jagung manis.
- Som Tum: Salad pepaya muda yang segar dengan perpaduan rasa asam, pedas, dan manis.
Tips Berkunjung ke Pasar Apung
Agar kunjungan Anda tetap nyaman dan menyenangkan, ada beberapa etika dan strategi yang perlu diperhatikan:
Datang Lebih Awal
Untuk pasar pagi seperti Damnoen Saduak, datanglah sepagi mungkin untuk menghindari kemacetan kanal dan mendapatkan pencahayaan matahari pagi yang lembut untuk foto.
Siapkan Uang Tunai
Sebagian besar pedagang di atas perahu tidak menerima pembayaran digital. Pastikan Anda membawa uang tunai dalam pecahan kecil (Baht) untuk memudahkan transaksi.
Tawar Menawar dengan Sopan
Tawar menawar adalah bagian dari seni berbelanja di pasar tradisional. Lakukan dengan senyum dan sopan. Jika harga tidak cocok, Anda bisa menolak dengan halus dan berlalu.
Pakaian yang Nyaman
Cuaca di pasar apung bisa menjadi sangat lembap dan panas. Kenakan pakaian berbahan katun yang menyerap keringat, topi lebar, dan kacamata hitam untuk melindungi diri dari terik matahari.
Penutup
Bangkok memang menawarkan sejuta pesona yang tak pernah habis. Mulai dari kemegahan kuil hingga kesederhanaan pasar apung, setiap sudutnya memiliki cerita. Untuk mewujudkan rencana liburan ini, pastikan Anda telah mempersiapkan akomodasi dan transportasi dengan matang. Anda dapat mencari jadwal terbaik dan memesan tiket Jakarta Bangkok sekarang juga!
