Mengenal Kota Pisa Tempatnya Galileo-Galilei


Kota Pisa, kotanya Galileo-Galilei, terletak di tengah Italia di daerah Tuscany, pada pertemuan sungai Arno dengan sungai Serchio menuju Laut Ligurian. Pisa merupakan ibukota provinsi. Impian tentang kota ini membuat kami menggunakan Euro Star dari stasiun Florence, dan turun di stasiun kereta api Pisa Centrale. Dari sini kami menyeberang jalan, beberapa menit kami menunggu di halte bus, mendapatkan bus kota yang membawa kami ke gerbang menuju menara Pisa. Sejak dari gerbang telah terlihat kerumunan orang yang mencoba bergaya foto seakan menopang menara miring ini. Aktivitas seragam ini cukup menggelikan, karena hampir semua orang berpose dengan aba-aba sang juru kamera teman, keluarga atau juru foto bayar. Seru!

Di sepanjang jalan dari gerbang depan sampai belakang berjajar kios-kios menjual beraneka cendera mata made in Italy, seperti di semua kios-kios yang umum di negara manapun. Tas kulit buatan Italia disainnya unik dan dapat dijadikan kenangan bahwa kita memiliki tas original made in Italia dari kotanya Galileo.

Sedikit mengenai sejarah Kota Pisa, kota maritim pada masa Romawi ini menghubungkan Genoa dengan Ostia dan merupakan basis pertahanan angkatan laut Romawi memerangi Ligurian, Gaul dan Carthaginian. Pisa tetap menjadi basis dukungan militer pada abad ke tujuh membantu Paus Gregorius I melawan Byzantium dari Ravena. Kemudian kota ini berkembang menjadi pusat perdagangan antara Tuscany, Corsica, Sardinia dengan Perancis dan Spanyol.

Pada abad 11 Pisa semakin kuat sebagai wilayah penguasa laut, ia dikenal sebagai Repubbliche Marinare. Juga kemudian berkembang menjadi kota pusat perdagangan dengan wilayah Tunisia, Turki, Syria, Libanon dan Palestina. Karena itu kelak bangunan gereja di Pisa akan dipengaruhi oleh budaya hubungan perdagangan ini.

Menara lonceng miring Pisa sangat terkenal di seluruh dunia, satu bagian dari hasil seni tinggi dari bangunan lainnya yang berada di Piazza dei Miracoli atau ’Square of Miracles’, di bagian utara pusat kota tua. Piazza dei Miracoli mempunyai bangunan Duomo (Katedral), tempat pembaptisan Baptistry dan Camposanto (monumen pekuburan)

Menara miring tempat lonceng digantungkan dan didentangkan, dibangun oleh Bonano Pisano pada 1173, namun di gerbang depan di sebelah kanan ditulis sebagai 1174 sesuai dengan kalendar Pisan yang satu tahun lebih maju. Menara ini terdiri dari lengkung-lengkung yang ditopang pilar-pilar dan dibangun dalam waktu bertahap. Sampai tahun 1185 ia baru dibangun hingga lantai 3. Bonano Pisano tak pernah menyelesaikan menara ini karena ia meninggal pada 1185. Pada tahun 1198 beberapa lonceng kadang dipasang di bangunan yang belum selesai. Pada 1595 menara ini pernah terbakar. Pembangunan dihentikan ketika perang berkecamuk di Genoa. Pembuatan menara dilanjutkan oleh Giovanni Simone pada 1275 dan pada 1359 oleh Tomano Pisano.

Di halaman yang sama berdiri katedral dengan disain perpaduan Timur dan Barat. Gereja ini dibangun antara tahun 1063 dan 1173. Di dalam gereja ada lukisan mosaik yang dirancang oleh Alessio Baldovinetti pada 1467 dan direstorasi pada 1829. Di tengah tergambar Sang Perawan, di sebelah kiri Santo Reparata dan di sebelah kanan Johanes Sang Pembaptis. Bangunan di dalam katedral ini menjalin berbagai etnik seperti Oriental dan Roma. Di sebelah kanan atas di galeri kedua ada ruang kecil merah yang berasal dari Majorca. Bagi mereka yang dapat melihatnya, menurut legenda, akan terselamatkan dari ancaman pengkhianatan cinta.

Pintu utama katedral berupa tembaga berpahat dengan gaya baroque. Di sebelah kiri terdapat gambar panel binatang seperti anjing, kodok dan dua kadal kecil. Menurut legenda bila anda mengusapnya maka impian anda akan menjadi nyata. Pintu yang tidak terbakar ketika terjadi kebakaran gereja pada tahun 1595 adalah pintu Saint Ranieri yang berpahat gaya Egypt yang puitis dan merupakan rangkaian cerita perjalanan kehidupan Yesus



Selain katedral, ada bangunan bulat dengan patung Johanes Pembaptis. Merupakan adat Italia bahwa baptistry dipisahkan dari bangunan gereja utama, mungkin karena mereka yang belum dibaptis tidak diperkenankan masuk ke dalamnya.

Ketika kami berkunjung ke Pisa, menara miring sedang dalam perbaikan, sejak 2004 sampai saat ini. Tinggi menara 57 meter, bangunannya terdiri dari ruang-ruang kerja dan apartemen, dirancang oleh Dante Oscar Benini. Untuk naik ke atas diperlukan antri panjang lebih dari satu jam, seperti kalau kita antri mau naik Monas dan naiknya per rombongan. Jika kita tidak mempunyai rombongan, maka kita bergabung pada rombongan lain.

Selain sebagai kota turis, kota ini mempunyai perguruan tinggi Universitas Pisa. Bagi yang ingin melanjutkan pendidikan dan tertarik sekolah di Pisa, maka Universitas Pisa cukup terkenal untuk jurusan fisika, matematika, teknik dan ilmu komputer.

Bangunan menarik lainnya berupa gereja-gereja yang arsitekturnya menggambarkan ketelitian dan kerumitan arsiteknya antara lain Knights’ Square (Piazza dei Cavalieri), tempat Palazzo della Carovana, yang didisain oleh Giorgio Vasari dengan gereja. Santo Stefano dei Cavalieri, didisain oleh Vasari yang tadinya mempunyai satu bangunan tengah, kemudian ditambah dua bangunan lagi pada abad 17. Bangunan ini juga menyimpan benda-benda semasa perang antara Cavalieri (Knights of St. Stephan) dan Turki antara abad 16–18th.

Palazzo Reale (‘Royal Palace’), adalah tempat Galileo Galilei menunjukkan kepada Grand Duke of Tuscany planet yang ditemukannya melalui teleskop. Palazzo Gambacorti, bangunan Gothic abad ke-14 sekarang merupakan Balai Kota, interiornya menunjukkan kejayaan maritim Pisa. Orang-orang terkenal yang dikaitkan dengan Pisa adalah penyanyi tenor Andrea Bocilli, pemain bola Italia Giorgio Chiellini, sang ahli matematika Leonardo Fibonacci, penemu dinamo Antonio Pacinotti, dan banyak lagi.

 

Dikutip dari WBC Catatan Ratna Sugeng

 

Mengenal Kota Pisa Tempatnya Galileo-Galilei – Wisatasiana

Related Post

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *